1
Makalah Kelompok 6 ( ANALISIS TUGAS )
Posted by Unknown
on
00.02
MAKALAH KELOMPOK 6
Makalah
ini disusun untuk memenuhi tugas terstruktur mata kuliah IMK
ANALISIS
TUGAS
NAMA
ANGGOTA:
Asestia Gayatri : 2512.076
Ilham : 2512.124
Dosen Pembimbing:
Eril
Syahmaidi S.Pd,M.Pd
PENDIDIKAN
TEKNOLOGI INFORMATIKA DAN KOMPUTER
SEKOLAH
TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
SYECH
M DJAMIL DJAMBEK
BUKITTINGGI
2014M
KATA
PENGANTAR
Puji syukur penulis
ucapkan kehadirat Allah SWT atas berhasilnya penyusunan makalah ini. Dalam makalah ini penulis ingin menyampaikan materi mengenai Analisis Tugas. Analisis Tugas adalah proses
menganalisis bagaimana manusia melaksanakan tugas, apa saja yang mereka
lakukan, peralatan yang mereka gunakan, dan hal-hal apa saja yang mereka perlu
ketahui.
Analisis
tugas memungkinkan kita membuat suatu struktur data mengenai tugas, dan
hasilnya akan baik jika didukung oleh sumber data yang baik pula. Proses
analisis data tidak semata-mata menganalisis, mengorganisasikan data dan
mempresentasikan hasil, mengumpulkan, namun kadangkala kita harus kembali
melihat sumber data tersebut dengan pertanyaan dan pandangan baru.
Untuk
lebih jelasnya akan penulis jelaskan dalam makalah ini, semoga makalah
ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Atas perhatian dari pembaca penulis ucapkan
terimakasih.
Bukittinggi, Oktober 2014
Penulis,
Kelompok 6
i
DAFTAR ISI
Kata
Pengantar.............................................................................................. i
Daftar
Isi...................................................................................................... ii
Bab
I Pendahuluan
I.1
Latar Belakang Masalah..................................................................... 1
I.2
Rumusan Masalah.............................................................................. 1
Bab
II Pembahasan
II.
Analisa Tugas..................................................................................... 2
II.1
Teknik Analisa Tugas....................................................................... 3
II.2
Sumber Informasi dan Pengumpulan Data....................................... 4
II.3
Penggunaan Analisa tugas................................................................ 6
Bab
III Penutup
III.1
Kesimpulan.................................................................................... iii
III.2
Saran.............................................................................................. iii
Daftar
Pustaka
ii
BAB
I
PENDAHULUAN
I.1
Latar Belakang Masalah
Analisis
tugas merupakan sesuatu yang sangat penting dalam pembahasan interaksi manusia
dan komputer karena berkonsentrasi pada performance kerja. Analisis tugas tidak
pernah selesai sehingga tidak boleh digunakan sebagai satu-satunya penentu gaya
dan struktur antarmuka. Tetapi bagaimanapun analisis tugas yang baik dan mudah
dipahami akan mempermudah pembangunan antarmuka yang mampu mendukung cara kerja
yang diinginkan manusia.
Analisis tugas memiliki ruang lingkup yang luas. Selain
meliputi tugas-tugas yang melibatkan penggunaan komputer, analisis tugas juga
memodelkan aspek-aspek dunia nyata baik yang menjadi bagian maupun tidak dalam
system komputer. Misalnya, jika dilakukan analisis tugas terhadap
pekerjaan pengolah kata (word processing), maka aktifitas mengambil kertas / dokumen dari
filing cabinet, mengganti pita atau tinta komputer, memasukkan disket ke dalam
drive akan menjadi bagian dari hal-hal yang tercakup didalamnya.
I.2
Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan Analisis Tugas?
2. Apa saja Teknik Analisis Tugas?
3. Apa itu Sumber Informasi dan Pengumpulan Data?
4. Bagaimana cara Penggunaan Hasil Analisis Tugas?
BAB
II
PEMBAHASAN
Analisis Tugas
Analisis tugas adalah suatu proses
mengkaji seorang manusia dalam melaksanakan tugas, apa saja peralatan yang mereka
gunakan, dan hal-hal apa saja yang perlu mereka ketahui. Memeriksa tugas-tugas user untuk mengetahui
dengan baik apa yang dibutuhkan user dari interface yang mereka rancang dan
bagaimana mereka akan menggunakannya.
Analisis tugas memiliki ruang
lingkup yang luas. Selain meliputi tugas-tugas yang melibatkan penggunaan
komputer, analisis tugas juga memodelkan aspek-aspek dunia nyata baik yang
menjadi bagian maupun tidak dalam system komputer. Misalnya, jika dilakukan
analisis tugas terhadap pekerjaan pengolah kata (word processing), maka
aktifitas mengambil kertas / dokumen dari filing cabinet, mengganti pita atau
tinta komputer, memasukkan disket ke dalam drive akan menjadi bagian dari
hal-hal yang tercakup didalamnya. Istilah-istilah analisis tugas:
1.
Sasaran adalah kondisi sistem yang
ingin dicapai manusia.
2. Tugas adalah
himpunan tersruktur dari aktifitas yang dibutuhkan, digunakan sebagai hal penting untuk mencapai
sasaran dengan menggunakan perangkat tertentu.
3. Aksi adalah
tugas yang tidak mengandung pemecahan persoalan.
Analisis
tugas digunakan untuk:
a.
Manual
dan pengajaran.
1.
Mengajarkan cara melakukan task.
2.
Menyusun manual atau materi ajar.
3.
Membantu user menjelaskan sistem ke orang lain.
b.
Menangkap kebutuhan dan merancang sistem.
1.
Memandu perancangan sistem baru.
2.
Membantu perancang dalam memilih model internal untuk sistem yang sesuai dengan harapan user.
3.
Meramalkan penggunaan sistem baru.
c.
Merancang antarmuka detail.
1.
Mengklasifikasi tugas atau objek yang digunakan dalam perancangan menu.
2.
Menghubungkan antara objek dengan aksi.
Contoh
analisis tugas dalam rangka membersihkan kamar:
a. Ambil vacuum cleaner
b. Tancapkan vacuum cleaner ke alat penghubung
listrik
c. Bersihkan kamar
d. Jika kantong vacuum cleaner penuh, kosongkan
e. Pasang kembali vacuum cleaner dan
segala peralatan pendukungnya
User yang menggunakan perlengkapan ini harus
mengetahui tentang:
1. Vacuum cleaner
2. Alat pendukung (koneksi listrik)
3. Kotak debu
4. Lemari
5. Ruangan
A. Teknik Analisis Tugas
1. Dekomposisi Tugas
Teknik analisis tugas
umumnya membuat dekomposisi tugas untuk mengekspresikan aksi yang harus
dilakukan. Salah satu pendekatan yang sering digunakan adalah Hierarchical
Task Analysis (HTA). Output HTA adalah hirarki tugas dan sub-task
dan juga rencana yang menggambarkan urutan dan kondisi (syarat) suatu sub-tugas
dilaksanakan.
2. Analisis Berbasis Pengetahuan
Dimulai dengan
mendaftar semua objek dan aksi yang terlibat dalam tugas dan kemudian membangun
taksonominya, mirip seperti apa yang dilakukan pada bidang biologi: hewan
termasuk dalam invertebrata dan vertebrata, hewan vertebrata adalah ikan,
burung, reptil, amphibi, atau mamalia, dan seterusnya tujuannya untuk memahami
knowledge yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas.
3. Teknik Berbasis Relasi Entitas
Diadopsi
dari desain database. Dalam database, entitas yang dipilih untuk analisa adalah
yang diharapkan untuk direpresentasikan pada system komputer. Dalam analisis
tugas, jangkauan entitas tidak terbatas pada komputer entitas termasuk objek
fisik, aksi yang dilakukan dan manusia yang melaksanakannya. Objek juga dapat
berbentuk komposit dimana membentuk mengandung lebih dari satu objek.
B. Sumber Informasi dan Pengumpulan
Data
Analisis
tugas memungkinkan kita membuat suatu struktur data mengenai tugas, dan
hasilnya akan baik jika didukung oleh sumber data yang baik pula. Proses
analisis data tidak semata-mata mengumpulkan, menganalisis, mengorganisasikan
data dan mempresentasikan hasil, namun kadangkala kita harus kembali melihat
sumber data tersebut dengan pertanyaan dan pandangan baru. Pada prakteknya,
keterbatasan waktu dan biaya menyebabkan seorang analis berusaha mengumpulkan
data yang relevan secepat dan seekonomis mungkin. Bahkan jika dimungkinkan, seorang analis harus dapat
memaksimumkan penggunaan sumber informasi murah yang sudah ada sebelum
melakukan pengumpulan data yang memakan biaya. Berikut ini adalah beberapa sumber
informasi yang dapat dipergunakan untuk membuat analisis tugas :
1. Dokumentasi
Sumber data yang mudah didapat adalah dokumentasi yang telah ada di organisasi seperti buku manual, buku instruksi, materi training dan lain sebagainya. Dokumen-dokumen ini umumnya berfokus pada item tertentu dalam suatu peralatan atau software komputer. Dokumen manual peralatan tertentu misalnya, mungkin hanya memberikan informasi mengenai fungsi dari peralatan tersebut tidak bagaimana peralatan tersebut digunakan dalam pengerjaan suatu tugas.
Sumber data yang mudah didapat adalah dokumentasi yang telah ada di organisasi seperti buku manual, buku instruksi, materi training dan lain sebagainya. Dokumen-dokumen ini umumnya berfokus pada item tertentu dalam suatu peralatan atau software komputer. Dokumen manual peralatan tertentu misalnya, mungkin hanya memberikan informasi mengenai fungsi dari peralatan tersebut tidak bagaimana peralatan tersebut digunakan dalam pengerjaan suatu tugas.
2. Observasi
Observasi langsung baik secara
formal maupun informal perlu dilakukan jika seorang analis ingin mengetahui
kondisi dari pengerjaan tugas. Hasil observasi dan dokumentasi yang ada dapat
digunakan untuk analisis sebelum memutuskan untuk melakukan pengumpulan data
dengan tehnik lain yang memakan biaya.
Observasi dapat dilakukan di
lapangan atau dalam sebuah laboratorium. Jika observasi dilakukan di lapangan
analis dapat mengetahui kondisi yang sebenarnya dari proses pengerjaan tugas.
Sebaliknya, pada observasi yang dilakukan di labor atorium, analis dapat lebih
mengendalikan lingkungan dan umumnya tersedia fasilitas yang lebih baik.
Observasi juga dapat dilakukan secara aktif dengan memberikan pertanyaan atau
secara pasif dengan hanya
memperhatikan
obyek ketika sedang bekerja.
3.
Wawancara
Bertanya pada seorang yang ahli pada
bidang tugas yang akan dianalisis seringnya merupakan cara langsung yang cepat
untuk mendapatkan informasi mengenai suatu tugas. Ahli tersebut bisa saja si
manager, supervisor, atau staf yang memang mengerjakan tugas tersebut.
Wawancara kepada ahli sebaiknya dilakukan setelah observasi.
4. Analisis Awal
Setelah data diperoleh dari beberapa
sumber seperti buku manual, observasi maupun wawancara, maka detail analisis
dengan berbagai metode yang ada dapat mulai dilakukan. Untuk tahap awal, dapat
dilakukan dengan mendaftar obyek dan aksi dasar. Cara mudah yang dapat ditempuh
adalah dengan menelusuri dokumen-dokumen yang ada dan mencari kata benda yang
akan menjadi obyek, serta kata kerja yang akan menjadi aksi. Namun hal
ini tidaklah selamanya cukup. Tidak mudah mengenali posisi obyek dan aksi
tersebut dalam dokumen terutama untuk obyek atau aksi yang dijelaskan secara
implisit.
5. Pengurutan dan Klasifikasi
Ada beberapa tehnik untuk membuat
klasifikasi dan pengurutan entri berdasarkan beberapa atribut. Beberapa analis
melakukan pengurutan dan klasifikasi sendiri, namun ada juga yang dibantu oleh
ahli berdasarkan bidang analisis.
C. Penggunaan Hasil Analisis Tugas
C. Penggunaan Hasil Analisis Tugas
Output analisis tugas
adalah bentuk perincian dari tugas yang dilakukan orang, teknik yang mereka gunakan, alat yang
digunakan serta rencana dan urutan aksi untuk melaksanakan tugas tersebut. Berikut ini adalah contoh tiga jenis
penggunaan output analisis tugas, yaitu:
1. Manual atau
pengajaran.
Struktur hierarki yang
dimiliki oleh HTA (Hierarchical task
analysis) dapat digunakan untuk menyusun manual atau bahan pengajaran.
2.
Pendefinisian kebutuhan dan perancangan sistem
Analisis
tugas sesungguhnya bukan alat untuk mendefinisikan kebutuhan sistem baru atau
sistem yang direncanakan karena dilakukan berdasarkan sistem yang seharusnya
sudah ada dan analisis tugas juga menyertakan elemen-elemen yang bukan
merupakan bagian sistem. Analisis tugas terhadap sistem yang sudah ada akan
membantu pendefinisian kebutuhan dalam dua hal, yaitu:
a.
Objek dan tugas apa saja yang ada di sistem lama yang akan diakomodasi di sistem
baru.
b.
Fitur apa yang akan diperbarui.
3.
Perancangan detail interface
Taksonomi
tugas atau objek dapat digunakan untuk merancang menu. Tugas-tugas utama dapat
dijadikan menu, dan sub-tugas dibawahnya dijadikan sub-menu yang berkaitan,
demikian seterusnya. Tampilan menu alternatif dapat disesuaikan dengan tugas
dan peran dari menu.
BAB III
PENUTUP
III.1
Kesimpulan
Analisis tugas adalah suatu proses mengkaji
seorang manusia dalam melaksanakan tugas, apa saja peralatan yang mereka
gunakan, dan hal-hal yang apa saja yang perlu mereka ketahui. Memeriksa
tugas-tugas user untuk mengetahui dengan baik apa yang dibutuhkan user dari
interface yang mereka rancang dan bagaimana mereka akan menggunakannya.
III.2
Saran
Analisis tugas memiliki peranan penting bila ingin
membuat sebuah sistem baru, agar tepat sasaran dan lebih bermanfaat dengan
biaya yang relatif murah. Bila analisis tugas sesuai dengan perencanaan maka
sistem baru akan terlaksana dengan baik.
iii
DAFTAR PUSTAKA
Sudarmawan,ST,MT dan Dony Ariyus, Interaksi
Manusia & Komputer, penerbit:ANDI Yogyakarta,2007
http://bagaskawarasan.wordpress.com/2011/04/04/ringkasan-materi-analisa-tugas