0
Makalah Kelompok 1 ( INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER )
Posted by Unknown
on
00.34
MAKALAH
Makalah ini
disusun untuk memenuhi tugas terstruktur mata kuliah
Interaksi Manusia dan Komputer
NAMA ANGGOTA:
ANNISA TRI
ELVANI : 2512.131
RAHMA DINI : 2512.113
PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMATIKA DAN KOMPUTER
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
SYECH M DJAMIL DJAMBEK
BUKITTINGGI
2014
BAB
I
Pendahuluan
1.
Latar
Belakang Masalah
Manusia terbatas dalam
kapasitas memproses informasi, informasi pada manusia diterima dan direspon
melalui saluran input/output, disimpan di memori kemudian diproses dan
diaplikasikan pada pengambilan sebuah keputusan. Psikologi kognitif pada
manusia mengkaji tentang pembelajaran bagaimana kemampuan serta keterbatasan
pada manusia dalam mengelola sebuah informasi guna mengambil sebuah keputusan
(seperti bagaimana manusia merasa sulit, merasa mudah dan mengapa tidak dapat
melakukan sesuatu yang dihadapinya).
Pada tahun
1983, ada sebuah model human processor, yang terdiri dari tiga sub sistem,
yaitu :
a) Sistem persepsi : menangani sensor dari luar.
b) Sistem motor : mengontrol aksi
dan respon.
c) Sistem kognitif : memproses hubungan antara persepsi
dan motor.
Masing-masing
dari sub sistem tersebut mempunyai memori dan prosessor yang berbeda-beda, juga
dalam hal kompleksitasnya
2.
Rumusan
Masalah
a. Apa saja input/output human (manusia).
b. Apa itu memori manusia.
c. Bagaimana proses berpikir manusia.
d. Bagaimana psikologis dan desain sistem
interaktif manusia.
3. Tujuan
Adapun tujuan dari
penulisan dari makalah ini adalah untuk lebih mendalami pengelolaan kelas dalam
sub topik pengelolaan wali kelas serta untuk memenuhi salah satu tugas
terstruktur pada mata kuliah pengelolaan kelas.
BAB
II
Pembahasan
A.
Jalur
input/output
Manusia
berinteraksi dengan lingkungannya melalui sebuah informasi yang diterima dan
dikirim, adapun bahasan dalam kajian input/output manusia adalah sebagai berikut :
a. Input manusia
Panca indra (mata, telinga, hidung, lidah, kulit).
a)
Mata Manusia
Mempunyai aktifitas yang sangat kompleks. Menerima
stimulus fisik dan memproses serta
menginterpretasikan stimulus.Menerima cahaya dan mentransformasikan ke energi
listrik.Cahaya direfleksikan dari objek yang
terlihat dan image-nya terfokus terbalik di belakang mata.
b)
Lidah
Prosesnya
terbagi dalam beberapa tahap :
i.
Pola visual
dari huruf didapat.
ii.
Dikodekan ke
representasi internal suatu bahasa.
iii.
Proses
bahasa, meliputi analisa sintaksis dan semantik
iv.
Dioperasikan
terhadap frase atau kalimat.
c)
Telinga
Pendengaran dimulai dengan
adanya getaran di udara atau gelombang
suara. Telinga terbagi ke dalam 3 bagian :
1.
Telinga
luar.
2.
Telinga
tengah.
3.
Telinga
dalam.
d)
Kulit
Perabaan dimulai dari kulit,
yang terbagi ke dalam 3 tipe sensor
reseptor (penerima) :
1.
Respon
panas/ dingin.
2.
Intensitas
tekanan, rasa sakit
3.
Respon
penekanan.
b. Output manusia
Control motor dan efektor
(jari-jari, mata, kepala, anggota badan (tangan dan kaki), dan sistem vocal.
c. Mata manusia
Menerima cahaya dan
mentransformasikan ke energi listrik. Cahaya direfleksikan dari obyek yang
terlihat dan imagenya terfokus terbalik di belakang mata.
d. Persepsi visual
Ukuran dan tinggi, pencahayaan serta
reaksi subjektif pada warna. Kelemahan yang sering muncul adalah ketika timbul
ilusi-ilusi pada pencahayaan warna.
e. Baca
Pola visual dan huruf yang didapat,
dikodekan ke representasi internal suatu bahasa, proses bahasa meliputi analisa
ejakan serta dioperasikan dalam sebuah kalimat.
f. Pendengaran
Dimulai dengan adanya getaran di
udara atau glombang suara.
g. Proses suara
Suara diubah dan divibrasikan dalam
tekanan udara.
h. Praba
Dimulai dari kulit :
i.
Thermo rector / respon panas.
ii.
Noci captor / intensitas tekanan dan rasa sakit.
iii.
Mechano receptor / respon penekanan.
i.
Pergerakan
Kecepatan dan keakuratan.
Manusia berinteraksi dengan
dunia luar melalui informasi yang diterima dan
dikirim, yaitu I/O. Input manusia adalah panca indera (mata, telinga, hidung,
lidah, kulit). Output manusia adalah kontrol motor dan efektor. Efektor
adalah jari-jari, mata, kepala, anggota badan
(tangan dan kaki) dan sistem vokal. Yang sangat
berperan yaitu jari-jari.
B. Memori Manusia
Memori
adalah bagian kedua dari model manusia sebagai sebuah sistem pengola informasi.
Secara umum ada 3 jenis/fungsi memori :
a)
Tempat
penyaringan (sensor).
b)
Tempat
memproses ingatan (memori jangka pendek).
c)
Memori
jangka panjang.
Diagram
proses memori manusia:
a) Memori Penyaring (sensor)
Bekerja sebagai tempat penyimpan
sementara (buffer) untuk menerima rangsang dari indera.
Terdiri dari 3 saluran
penyaring :
I.
iconic
: menerima rangsang penglihatan (visual).
II.
echoic
: menerima rangsang suara.
III.
haptic
: menerima rangsang sentuhan.
Isi memori selalu diperbaharui setiap kali
ada rangsang yang masuk, contoh: kita dapat mengetahu perubahan letak jari tangan
kita yang digerakkan didepan mata kita.
Informasi akan dilanjutkan ke memori jangka pendek dengan catatan hanya rangsang
yang dibutuhkan saat itu, berupa perhatian pikiran pada salah satu dari sekian banyak
rangsang yang masuk.
b) Memori Jangka Pendek (Short Term Memori)
Merupakan daerah memori yang selalu aktif dan dianggap sebagai memori
pekerja (membaca dan menghitung). Memori jangka pendek/memori
kerja bertindak sebagai tempat menyimpan data sementara, digunakan untuk
menyimpan informasi yang hanya dibutuhkan sesaat. Misal : saat seseorang
menghitung 35 x 6, mungkin orang itu akan mengalikan 5 dengan 6 dulu baru
kemudian 30 x 6. Untuk membentuk perhitungan seperti diatas diperlukan
penyimpanan sementara untuk digunakan kembali kemudian. Memori dapat diakses
dengan cepat ±70 ms, penghilangan cepat ±200 ms. Kapasitas memori kecil /
terbatas.
c) Memori Jangka Panjang (Long Term Memori)
Menyimpan informasi yang lebih
detail melalui sebuah analisa
serta pengakuan terhadap adanya
prosedur-prosedur yang wajib dilalui ketika melakukan sebuah pengolahan
terhadap sebuah informasi yang diterima agar mampu dijadikan sebuah output guna
mengambil sebuah keputusan yang tepat.
Memori ini diperlukan untuk menyimpan informasi
dalam jangka waktu lama. Merupakan tempat menyimpan seluruh pengetahuan, fakta informasi,
pengalaman, urutan perilaku, dan segala sesuatu yang diketahui. Kapasitas besar/
tidakterbatas, kecepatan akses lebih lambat ±1/10 second, proses penghilangan pelan.
Ada 2 cara menggali ingatan kembali dalam memori jangka panjang :
i.
Episodic
: urutan ingatan tentang kejadian.
ii.
Semantic
: memori yang tersusun berdasar fakta, konsep dan ketrampilan Informasi
semantic terbentuk dari episodic.
C.
Proses
Berpikir : Penalaran dan Penyelesaian Masalah
Berpikir membutuhkan
sejumlah pengetahuan yang berbeda - beda. Beberapa aktifitas
berpikir tersebut ada yang langsung dan tidak langsung.
1. Penalaran
Merupakan proses dimana saat
menggunakan pengetahuan, kita harus menarik kesimpulan baru
tentang hal yang baru.
Tipe-tipe penalaran : deduktif, induktif.
2.
Penyelesaian
Masalah
Merupakan proses menemukan
solusi suatu tugas dengan menggunakan pengetahuan yang
dimiliki. Pada manusia, dikarakterkan dengan
kemampuan mengadaptasikan informasi dengan situasi yang baru.
D. Psikologi dan Desain Sistem Interaktif
Bagaimana kita
mengaplikasikan apa yang telah kita
pelajari untuk mendesain sistem yang interaktif. Dalam
mendesain sistem yang interaktif, kita
tidak bisa sembarangan, tetapi harus mengacu /
melihat dari ilmu psikologi (karena berhubungan
dengan perilaku manusia).
Beberapa yang
harus diketahui dalam mendesain sistem yang
interaktif dalam relevansinya dengan psikologi kognitif :
1)
Guidelines.
2)
Model2
pendukung desain.
3)
Teknik
mengevaluasi.
a.
The Human (Manusia = User)
Terbatas dalam kapasitas memproses informasi, implikasi
untuk desain informasi pada manusia :
1)
Diterima dan
direspon melalui saluran (channel) input/output.
2)
Disimpan di
memory.
3)
Diproses dan
diaplikasikan.
b.
Komputer
Terdiri dari berbagai macam elemen yang masing-masing
memiliki pengaruh terhadap user. Peralatan input untuk penggunaan secara
interaktif memungkinkan user untuk memasukkan teks gambar, dan memilih obyek
pada layar. Perlatan output untuk penggunaan secara interaktif secara umum
adalah beberapa jenis layar serta output dengan suara. Output dan input dalam
bentuk kertas.
BAB
III
Penutup
I.
Kesimpulan
Sistem
computer terdiri dari atas tiga aspek, yaitu aspek perangkat keras, aspek
perangkat lunak, dan aspek manusia. Ketika aspek tersebut saling berkerjasama
agar sebuah sistem computer dapat bekerja dengan sempurna. Perancangan tidak
harus mengetahui aspek teknis dari sistem computer tetapi hanyalah wajib
mengetahui bagaimana manusia mengelola informasi.
Pada
dasarnya baik manusia dan computer masing-masing mempunyai peranti masukan
(sistem computer), misalnya papan ketik dan mouse, untuk memasukan data atau
memilih suatu menu, yang kemudian dihasilkan pada tampilan layar monitor
sehingga dapat dikonsumsi oleh manusia sebagai user. Keluaran dari computer
akan dipantau oleh pengguna (pengelihatan dan pendengaran). Keluaran dari
sistem pengolahan ini adalah tanggapan pengguna yang sesuai dengan apa yang ia
lihat pada layar tampilan, misalnya dengan menekan tombol yang berarti
merupakan siklus berikutnya dari interaksi manusia dan computer.
II.
Saran
Makalah
ini masih jauh dari kesempurnaan, penulis menerima semua saran dan kritik dari
pembaca agar dalam pembuatan makalah untuk kedepannya lebih baik lagi.
DAFTAR
PUSTAKA
http://by-voress.blogspot.com/2012/09/interaksi-manusia-dan-komputer.html
Posting Komentar